Kali ini, aku akan menceritakan sebuah dongeng. Dongeng indah pengantar tidur kalian. Maka dengarkanlah ceritaku sampai selesai. Jangan kau sela saat aku bercerita panjang. Cukup dengarkan saja dongeng ini semoga kamu merasakan bahagia yang kemudian kau bawa ke alam mimpimu. :)
Pada suatu hari tinggallah seorang gadis desa nan lugu. Ceritanya dia akan melakukan perjalanan panjaaaang. Panjaaaang sekali. Sampai tidak diketahui kapan ia akan sampai. Dan waktunya tak bisa diketahui kapan ia akan sampai. Maka mulailah sang gadis memulai perjalanan. Dengan bekal seadanya, ia berangkat.
Di tengah perjalanan, tepatnya di depan saung dimana banyak
remaja seumuran dengannya sedang belajar membaca. Membaca dengan
tertatih, mencoba berjalan sekalipun terjatuh berkali-kali. Lalu sang
gadis tertarik untuk bergabung dengan mereka. Mereka berkenalan dengan
si gadis. Dan.. Tak butuh waktu lama, keakraban segera terjalin. Ada
tawa yang selalu menghiasi muka. Sekalipun sedih pernah dirasa, namun
hilang seketika ketika mereka bersama. Tak lupa, si gadis itu berfoto
bersama mereka. Ini hasil jepretannya.
![]() |
| Ini adalah foto bersama teman si gadis. |
Menyadari waktunya sudah semakin siang, si gadis dan remaja-remaja itu saling berpamitan. Karena mereka harus melanjutkan tugas mereka di kampung halaman masing-masing. Tapi mereka berjanji, suatu saat nanti akan bertemu di tempat yang sama, di depan saung tempat mereka bertemu pertama kalinya.
Lalu, si gadis melanjutkan perjalanan kembali. Setelah menyebrangi sungai yang sedikit lebar, ia menemukan sebuah padepokan besar. Ada sebuah cahaya yang menuntunku untuk mendekatinya. Si gadis itu bertemu dengan banyak, lebih banyak orang dewasa yang menyita perhatiannya. Dengan sedikit takut, si gadis itu mendekati mereka. Berbasa-basi sebentar untuk sekedar dapat berbaur dengan kondisi mereka. Dan, beberapa saat kemudian si gadis terlihat sudah sangat akrab dengan mereka. Bahkan, si gadis telah menganggap ia menemukan sebuah keluarga besar baru untuknya. Ya, mungkin karena mereka adalah sekumpulan orang dewasa, sehingga si gadis merasa nyaman dan aman bersama mereka. Si gadis yang menganggap pertemuan itu sangat berharga, segera mengambil gambar agar bisa teringat selalu dalam memorinya. Lalu... Beginilah sosok mereka.


No comments:
Post a Comment