Wednesday, November 05, 2014

Kamu Tidak Tahu

Sumber gambar: Google

Saya sarankan membaca ini sambil mendengarkan lagu Setengah Hati dari Ada Band.

Kamu tidak tahu, seberapa kecewanya saya saat kamu menolak tanpa pikir panjang perihal bahagia yang saya tawarkan. Meski saya; dengan segenap diri saya, berikrar untuk bersedia menciptakan senyum di wajahmu yang saya perhatikan jarang tersenyum itu. Dan kamu memilih melupakan tawaran saya.

Kamu tidak tahu, betapa saya sangat limbung ketika dari bibirmu yang saya puja-puja itu terucap mantra maha sakti lagi mandraguna yang membuat saya terpental sangat.. Sangat.. Sangat jauh. Jarak jauh yang harus saya tempuh sepanjang seribu tahun cahaya untuk menyeberangi luasnya ego yang memisahkan kepingan hatimu dengan remukan hati saya.

Kamu tidak tahu, betapa saya menggigil ketakutan menerima kenyataan bahwa saya harus mengadapi dunia yang keras ini sendirian. Tanpa sandaran dari dadamu yang bidang; tempat saya mengadu haru-biru duka saya.

Kamu tidak tahu, seberapa lelahnya saya membuat kamu sadar bahwa ada yang mencintaimu tanpa ragu. Dan mendoakanmu tanpa jemu. Sekalipun perjuangan yang saya tempuh itu pada akhirnya hanya isapan jempol belaka.

Kamu tidak tahu, senyum-senyum yang terpasang di bibir hanyalah sebuah topeng. Membuatnya sebagai penghias duka dalam hati saya yang enggan sirna. Duka karena menyadari bahwa kamu dan saya tidak akan pernah berujung pada sebuah kita.

Kamu tidak tahu, bulir air mata deras membanjiri kelopak mata saya kala rindu mulai mencabik-cabik. Dan saya hanya mampu diam layaknya orang gagu. Karena mengucap rindu padamupun percuma, tak pernah digubris barang sekecapan lidah saja.

Saya tahu kamu tidak mencintai saya.

Kamu tidak tahu, diam-diam saya terluka.



Karena memperjuangkan sendirian itu melelahkan.

Karena mencintai tanpa balasan itu membunuh secara perlahan.

No comments:

Post a Comment