Friday, October 24, 2014

Hanya Saja Saya Terlalu Keras Kepala


Sumber gambar: favim
Langit sedang marah. Atau bahkan malu; saat aku menyendiri di bangku taman kota. Semburat jingganya jatuh di pangkuanku, menimpa jemari yang sawo kecoklatan. Semilir angin dengan lembut menyapu anaksungai yang terburai dari pelupuk mata.

Ah, senja. Ia selalu menghadirkan simfoni sendu lagi rindu. Irama-iramanya dengan sangat sempurna menarik bulir-bulir air mata hingga menggenangi sudut-sudutnya.

Friday, October 10, 2014

Surat Teruntuk Lelaki Dengan Senyum Paling Candu

Sumber gambar: Google
Selamat entah, pemilik senyum paling candu!
Aku tidak mengatakan pagi, siang, atau sore karena mungkin surat ini kau baca saat--entah pagi, siang, atau sore.

Tuan, jika waktumu sedikit senggang, maka luangkanlah waktu untuk berjalan menuju cermin dan berhentilah. Tata tubuhmu sedemikian hingga engkau nyaman. Lalu dengan perlahan, tataplah sesuatu dibalik cermin itu. Ya, pantulan dari wujudmu. Kemudian, dengan sangat perlahan juga, tariklah ujung bibirmu keatas hingga membentuk simpul senyum.