Sunday, July 12, 2015

Menjadi Duapuluh: Sebuah surat kepada diri sendiri.

Sumber gambar: Google


Duapuluh. Bukanlah sebuah angka yang besar.
Tapi, dalam usia, bukankah itu sebuah paduan yang cukup tinggi?

Duapuluh. Usia.
Image remaja yang perlahan luntur.
Datanglah kepribadian baru, seorang wanita.

Di duapuluh, dan seterusnya.
Mematangkan diri menjadi wanita seutuhnya.
Menguatkan pundak dan punggung, untuk menjadi wanita kuat dan tangguh.

Memperbanyak senyum kepada siapa saja, untuk menjadi wanita ramah.
Menjaga sikap dan perilaku, sebagai usaha menjadi wanita santun dan berbudi.

Belajar dan belajar, untuk menjadi wanita berpendidikan dan berilmu.

Mengurangi ketakutan dan kekhawatiran agar tidak menjadi wanita perengek, mudah menangisi hal-hal kecil.

Mematuhi nasihat ayah dan keluarga, agar kelak menjadi wanita dengan pedoman kokoh. Dan tidak menjadi wanita salah kaprah tanpa tujuan.

Mengistiqamahkan sujud untuk tetap menjadi wanita yang mengingat Tuhan nya.

Untuk gadis remaja yang belajar menjadi wanita.
Selamat berulang tahun. Selamat menjadi duapuluh.
Tetaplah ceria seperti hari-hari biasa, membahagiakan orang-orang di sekitar.

Doa-doa hangat tidak pernah terputus untukmu.

Sincerely,
Me

No comments:

Post a Comment