Sunday, December 13, 2015

Tangisan Seorang Lelaki

sumber gambar: google


Kita bertengkar lagi. Bukan pertengkaran seperti biasanya. Seperti saat aku menyetrika bajumu dan berakhir dengan gosong dan bolong. Bukan pula pertengkaran saat kamu malas membantu bersih-bersih rumah atau mangkir menyiram bunga di kebun.

Kali ini pertengkaran terjadi sangat hebat. Pertengkaran yang membela dan menina-bobokan ego kita masing-masing. Pertengkaran yang akhirnya berujung pada sikap diammu. Diam akan pertanyaan-pertanyaan yang kuajukan berkali-kali di depan matamu. Diam akan segala sikap yang kulakukan. Diam akan tatapan penuh tanya. Diam.

Monday, November 16, 2015

I Miss You

Sumber gambar: Google

Larut sudah berada di singgasananya ketika aku berkutat dengan tugas-tugas kuliah.
lagu "Must Let You Go" dari Young Gun sayup-sayup terdengar dan memenuhi ruangan.
tiba-tiba, rasa sepi mulai menyergapku.
kesepian yang kemudian mencekik rindu yang selama ini bersemayam damai dalam semak-semak jiwaku.
rindu yang kukunci rapat-rapat di peti mati dalam relung hatiku, kini menyeruak dan memaksa untuk muncul.

aah.. aku benci perasaan ini.
saat aku menginginkan kehadiranmu dalam khayal dan nyataku, namun yang kudapati hanya serpih-serpih kenangan kita.
saat aku merasa bahagia mengingat memori masa kita dulu namun juga terasa pahit seketika mendapati itu hanyalah sebuah memori cerita lama.

Sunday, July 12, 2015

Menjadi Duapuluh: Sebuah surat kepada diri sendiri.

Sumber gambar: Google


Duapuluh. Bukanlah sebuah angka yang besar.
Tapi, dalam usia, bukankah itu sebuah paduan yang cukup tinggi?

Duapuluh. Usia.
Image remaja yang perlahan luntur.
Datanglah kepribadian baru, seorang wanita.

Di duapuluh, dan seterusnya.
Mematangkan diri menjadi wanita seutuhnya.
Menguatkan pundak dan punggung, untuk menjadi wanita kuat dan tangguh.