Selamat menjadi 22, gadisku. Bisikan doa pada 22 yang tak bisa terdengar oleh telinga, namun semoga sampai pada Rabb-Nya.
Selamat ulang tahun, gadis cengengku. Dengan kepala 2, kenapa matamu mudah sekali mengundang mendung? Atau bahkan menitikkan hujan? Rapuh kah hatimu, duhai gadis cengengku?
Selamat naik tingkat kedewasaannya, gadis kuatku. Bisikan doa yang selalu teruntai dari bibir yang bertengger di wajahmu akan selalu mendoakan semoga hatimu tegar menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang bahkan lebih buruk dari pikiran.
Selamat hari ulang tahun, gadis manisku. Maniskan akhlakmu agar manis pula imam yang akan memimpin kehidupanmu kelak. Baikkan akhlakmu agar baik pula lelaki yang akan menanggung seluruh hidupmu kelak setelah ayahmu.
Selamat 22. Jangan mudah menangis dan marah, duhai gadis kecintaanku. Jangan mudah menyesal, menyerah, atau putus asa. Ingatlah hidup ini bukan milikmu, melainkan milih Sang Khaliq. Ikhtiar dan tawakkal. Lalu pasrahkan semua dalam bisikan doa yang semoga sampai kepada Rabb Ilahi. Karna janji Allah tidak pernah ingkar.
Selamat. Dua-Dua.
Surabaya, 12 Juli 2017.
Wednesday, July 12, 2017
22 - Bisikan Doa
Label:
Happy birthday,
Tribute to you
Lokasi:
Indonesia
Monday, March 06, 2017
Teruntuk Seseorang Dalam Genggaman
![]() |
| Sumber gambar: Yulianahakim's Gallery |
Ini adalah surat pertama yang kutujukan kepada
seseorang yang nyata dan benar-benar ada di depan mata. Dan mungkin ini
adalah cara paling kolot yang pernah kamu temui selama perjalanan usia.
Surat ini kutulis, secara sadar. Ketika gelap
sudah menggelar jubah kebesaran dan sudut kota berangsur senyap.
Ketika rindu mulai menggelayut dalam dada.
Kepada seseorang dengan tatap paling teduh,
Label:
Cinta,
prosa,
surat-surat,
Tribute to you
Subscribe to:
Comments (Atom)

