Sunday, February 28, 2016

Surat Untuk Ibu

Sumber gambar: Google

Kepada yang tersayang, Ibu.

Selamat entah, Bu.
Adek tidak tahu bagaimana keadaan di surga sekarang. Pagi dengan kicauan burung dan balutan kabut tipis kah, atau malam pekat dengan taburan bintang yang menggantung di langit-langit surga. Ataukah di surga sedang musim semi yang hangat dimana bunga-bunga selalu mekar dan selalu tersenyum tiap ibu lewat. Adek berdoa semoga Ibu selalu dihinggapi kebahagiaan.

Bu, adek berlinangan air mata saat menulis surat ini.
Belakangan ini hari-hari terasa begitu berat untuk adek jalani. Entah itu untuk sekedar belajar, menyelesaikan setumpuk tugas kuliah, ataupun kerjaan dan rutinitas yang tiap hari menunggu untuk adek selesaikan. Segala yang adek lakukan terasa sangat hambar, tidak ada soul di dalamnya. Adek merasa seperti tengkorak tanpa jiwa yang hanya berjalan kesana kemari tanpa ada semangat. Adek kenapa, Bu?